Topics

Ekonomi (9) Hiburan (1) Info (5) Joke (1) Kesehatan (4) Knowledge (18) Kriminal (2) Kuliner (1) Pariwisata (36) Pendidikan (1) Politik (2) Property (1) Sejarah (12) Teknologi (17) Tokoh (3)

Wednesday, March 25, 2009

Mangrove Terpanjang di Asia Rusak


Alih fungsi hutan lindung Air Telang di Kawasan Tanjung Api-api, Sumatera Selatan, menjadi kawasan hutan tanaman industri pada April 2007 telah merusak kawasan mangrove atau bakau terpanjang di Asia tersebut. Sebelumnya, kawasan itu merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Sembilang yang ditetapkan Menteri Kehutanan, Nomor 95/2003.

Staf Wahana Bumi Hijau (WBH) Sumatera Selatan, Aidil Fitri, di sela "Dialog Publik Menimbang Demokrasi Lokal” di Palembang, Sabtu (27/12), mengatakan, hutan mangrove di Air Telang dan kawasan Tanjung Api-api termasuk lahan basah dan perlu dilindungi.

Apalagi Indonesia masuk salah satu dari 116 negara yang meratifikasi konvensi perlindungan lahan basah tersebut. Luasan lahan 1.200 hektar diajukan untuk pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-api, di dalamnya termasuk kawasan Air Telang, dengan panjang mangrove 35 km. Mangrove itu memiliki kualitas terbaik dan terpanjang di Asia.

Terdapat pula 213 spesies burung, di antaranya puluhan spesies endemis, misalnya jenis burung pecuk ular asia, Anhinga melanogaster, burung pelican berkoloni, Pelecanus philippinensis yang terdapat di region Indo Malaya, bangau storm, Ciconia stormi, dan rangkong, Buceros vigil.

”Total burung air pantai yang memanfaatkan dataran lumpur di kawasan itu sekitar satu juta ekor. Dari jumlah tersebut, 80.000 ekor di antaranya dapat dijumpai di Delta Banyuasin. Di sana terdapat pula 2.600 gajah timur dan beberapa ribu spesies burung laut,” kata Aidil.

Di pesisir Banyuasin, termasuk Pelabuhan Tanjung Api-api, terdapat juga dua jenis lumba-lumba, yakni lumba-lumba bongkok (Sousa chinensis) dan pesut (Orcaella brevirostris). Convention International of Trade of Endangered Species (CITES) memasukkan lumba-lumba bongkok dalam CITES Apendix I dan pesut dalam Appendix II.

Alih fungsi

Izin usaha alih fungsi hutan Air Telang seluas 600 hektar menjadi hutan tanaman industri (HTI) dilakukan April 2007 meskipun gubernur dan menteri kehutanan tahu bahwa kawasan itu adalah bagian dari Taman Nasional Sembilang.

Kawasan hutan disebutkan di atas masuk dalam Taman Nasional Sembilang, sesuai Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 95/2003. Luas Taman Nasional Sembilang 202.000 hektar.

Direktur WBH Sumsel Dedy menambahkan, hutan rawa gambut Merang Kepayang dengan lapisan gambut sampai 7 meter seluas 210.000 hektar, 13.000 di antaranya dialihfungsikan sebagai kawasan lindung bagi habitat langka buaya senyulong. Sesuai Kepres Nomor 32/1990, gambut dengan ketebalan lebih dari 3 meter harus dilindungi.

Pemerintah juga memberikan izin usaha hutan tanaman industri kepada PT Rimba Hutani Mas (Grup Sinar Mas) untuk mengelola lahan gambut seluas 30.000 ha. Selain itu, aksi pembalakan liar meluas, setidaknya lima unit penggergajian kayu di Desa Merang dan Desa Kepayang masih beroperasi.

No comments: