"Berbagai produk Indonesia sudah mulai dan makin dikenal oleh masyarakat Hong Kong sehingga upaya promosi dan pemasaran akan terus ditingkatkan," kata Mentei Perdagangan Mari E Pangestu, ketika meninjau "The Indonesian Bazaar" di salah satu pusat belanja, di Hong Kong, Minggu (7/12).
"The Indonesia Bazaar" yang dimulai sebulan lalu dan berakhir hari ini ditampilkan di salah pusat belanja terkemuka di Hong Kong "Yu Hwa" dan menampilkan berbagai produk Indonesia seperti makanan dan minuman, kerajinan, produk tekstil, serta perhiasan.
Mendag mengatakan, kehadiran promosi berbagai barang Indonesia tersebut merupakan langkah swasta yang harus mendapat sambutan positif dan dukungan dari pemerintah, mengingat hal itu akan mampu meningkatkan citra produk Indonesia di pasaran, utamnaya untuk masyarakat Hong Kong.
Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terkemuka yang ada di Hong Kong, kata Mendag Mari, penyelenggaraan promosi itu sangatlah tepat mengingat akan makin banyak masyarakat setempat yang makin mengenal potensi Indonesia. "Masyarakat Hong Kong mungkin banyak yang hanya mengenal Bali tapi tidak mengenal Indonesia. Dengan adanya promosi ini diharapkan bahwa Bali sesungguhnya adalah bagian dari Indonesia yang memiliki berbagai potensi keragaman produk yang bagus," kata Mari.
Mendag pun mendukung upaya yang dilakukan oleh pihak swasta yang ingin membantu pemerintah Indonesia untuk mempromosikan produk nasional dan diharapkan kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkala.
Ketua Perusahaan Yue Hwa, Yu Kwok Chun, mengatakan selama penyelenggaraan promosi produk Indonesia selama sebulan terakhir, minat masyarakt Hong Kong membeli produk Indoensia sangat tinggi, terutama untuk produk makanan, perhiasan, serta barang kerajinan. "Produk yang kita tam,pilkan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat dan kita akan secara berkelanjutan melakukan upaya promosi produk Indonesia," katanya.
Menurutnya, dengan beraneka ragam produk Indonesia yang ditampilkan di tokonya maka diharapkan masyarakat Hong Kong tidak lagi menemui kesulitan jika ingin membeli atau mencari produk Indonesia.
Dalam kunjungan kerjanya ke Hong Kong yang ditemani oleh Sekjen Depdag Ardiansyah Parman, Konjen Hong Kong Ferry Adamhar, serta Konsul Perdagangan Hong Kong Haris Munandar, mendag juga meninjau salah satu pusat pertokoan khusus produk Indonesia "Indonesia Market".
No comments:
Post a Comment